oleh

Oknum Pj Kades Diduga Jadi Pelakor, Pilih Bungkam Saat di Konfirmasi 8 X

EMPAT LAWANG | Oknum Pejabat Kepala Desa di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, yang sempat membuat Bupati Kesal, akibat ketidak hadirannya saat penandatangan Mou Kamtibmas diduga sedang pergi ke Bengkulu untuk jalan-jalan dengan suami orang.

Padahal, Jumat (24/09/2021), di Kantor Camat Tebing Tinggi sedang ada acara penting berkaitan dengan kamtibmas. Yang mana penandatangan Mou tersebut seharusnya dilakukan seluruh Kepala Desa se Kabupaten Empat Lawang dengan Polri yang di wakili Polres Empat Lawang, namun Pj Kades tersebut tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Menurut informasi yang di himpun awak media, aroma dugaan Oknum Pj Kades menjadi perebut laki orang (Pelakor-red), sudah lama tercium oleh istri maupun kerabat korban (Istri sah-red), namun karena sudah ada perjanjian makanya keluarga walaupun sakit harus mengikhlaskan perbuatan terlarang mereka (pj kades dan selingkuhan).

” Bos dimana Tulis M (yang diduga pacar Pj kades-red) yang langsung di jawab Pj Kades ” Dihatimu,” dalam tangkapan pesan whatsapp antara Pj Kades dengan M.

Lalu percakapan berlanjut, M menjelaskan bahwa dia (M) sudah cerita semua ke istri dan tidak ada yang di tutupi karena tidak mau dosa, dan M juga sudah menyuruh istri ambil keputusan atas permasalah mereka.” Saya sudah suruh ambil keputusan tentang permasalah kita, saya hanya takut sama Allah dan sudah siap mempertanggungjawabkan semuanya,” tulis M

Di jawab oleh Pj Kades bahwa saya ingin menenangkan diri.” Kalau sampai Wak Ibu kesini (Istri M-red) saya akan lapor polisi disini aku tidak mau ribut apalagi emosi.” ungkap Pj Kades beberapa bulan lalu.

Keluarga dari E (istri M) yang tidak mau di sebutkan namanya menjelaskan.” Saat ini kakak saya sudah pasrah walau tidak terima, kakak saya (E) merasa kecewa dan sakit hati akibat perbuatan Pj Kades yang merebut suaminya.” Ucapnya.

Tim pun mendapat informasi bahwa beberapa minggu yang lalu terjadi insiden dimana E melabrak Suaminya M yang pamit mau ke kebun tapi ternyata berada di kantor desa dan sedang bersama oknum Pj Kades.

“Hari Kamis saat lagi bersih-bersih persiapan untuk acara PKK memang datang E bersama anaknya melabrak ke kantor, karena suami E pamit ke kebun ternyata disini (kantor), saya pun kalau begitu pasti marah,” ungkap warga yang berada di lokasi saat insiden tersebut.

E saat di wawancarai awak media beberapa minggu yang lalu dengan raut kecewa meminta untuk tidak perlu lagi memperpanjang masalah selingkuh ini.” Sudah ini masalah pribadi dan tidak perlu di perpanjang, ini masalah ayuk (aku-red), Suami Ayuk dan Dia (oknum Pj),” tidak perlu di perpanjang lagi harapnya.

Pj Kepala Desa terduga Pelakor (Perebut Suami Orang-red) saat di konfirmasi agar terjadi perimbangan berita, sudah delapan (8) kali di kirimi pesan oleh awak media, terkait foto-foto yang beredar dan dugaan perselingkuhannya dengan M, sampai berita ini di terbitkan belum menjawab padahal pesan whatsapp yang dikirim ke nomor 08128546**** sudah di baca oleh Oknum Pj Kepala Desa.(Red/2106)


Komentar

BACA JUGA