oleh

Joncik Bantu Rp 10 Juta ke Darsono Pemilik Rumah Yang Habis Dilalap Api di Paiker

SUARAEMPATLAWANG.COM

Simpati atas musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Darsono, warga Dusun 4 Air Belando, Desa Keban Jati, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang pada Rabu, (2/4/2025) Dr H Joncik Muhammad calon Bupati Empat Lawang memberikan bantuan uang tunai Rp 10.000.000.

Joncik pasangan calon bupati nomor urut 2 yang akan berpasangan dengan Arifa’i di Pilkada Kabupaten Empat Lawang 19 April mendatang berharap, bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan duka atas kehilangan rumah yang korban alami.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan Joncik Muhammad dan Arifa’i (JM-FAI) Erzan Iskandar. Bantuan diberikan secara tunai kepada korban kebakaran.“Kami tidak memandang latar belakang. Yang penting mereka membutuhkan. Kebetulan, korban adalah pendukung setia JM (Joncik Muhammad) sejak lama,” ujar Erzan Iskandar, Ketua Tim JM-FA’I Paiker.

Dana tersebut diserahkan langsung untuk membantu pemulihan korban. “Penggunaannya kami serahkan sepenuhnya kepada yang bersangkutan,” tambah Erzan.

Bantuan dari JM-FA’I Paiker diharapkan meringankan beban korban sekaligus menguatkan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, menurut kesaksian korban, api diduga bukan berasal dari dapur, melainkan akibat korsleting listrik. Upaya pemadaman pun terlambat karena lokasi yang terpencil.

Kejadian bermula ketika korban, Darsono, bersama anak-anaknya pergi ke kebun untuk membantu memanen cabai tetangga. Saat beristirahat usai waktu Dzuhur, korban melihat kepulan asap dari bukit. Awalnya, ia mengira api bukan berasal dari rumahnya. Namun, setelah berulang kali memeriksa dan melihat pohon durian di sekitar rumahnya, ia menyadari rumahnya terbakar.

Akibatnya korban harus kehilangan rumah yang ludes di makan api. Tidak hanya rumah barang, berharga milik korban hangus tidak tersisa. Bahkan sepeda motor, ijazah, dan perabotan rumah tangga turut lenyap dilalap si jago merah.

“Api pertama kali muncul pukul 13.20 Wib, Selasa 2 April 2025, tidak ada barang milik korban yang tersisa. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut,” terang warga Keban Jati.