Gubernur Hidayat Arsani Terjang Hujan Deras, Hadapi Massa Aksi di Tengah Dilema Hukum

SUARAEMPATLAWANG.COM

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menunjukkan komitmen kepemimpinan yang luar biasa dengan menemui langsung massa demonstrasi yang memadati pintu gerbang Kantor Gubernur Air Itam pada Senin (05/01/2026).

​Bukan hanya janji, tapi aksi nyata. Di bawah guyuran hujan lebat yang mengguyur ibu kota, Gubernur Hidayat tetap turun ke lapangan. Ia didampingi oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, dan Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor T. Sihombing, menciptakan pemandangan keseriusan pemerintah dalam merespons tuntutan warganya.

​Massa aksi datang dengan satu tuntutan utama yang sensitif: desakan agar pemerintah segera membebaskan atau memberikan penangguhan penahanan terhadap sejumlah penambang. Para penambang ini diketahui sedang menjalani proses hukum karena dugaan aktivitas tambang ilegal.

​Di sinilah Gubernur Hidayat Arsani berada dalam posisi yang sangat sulit, sebuah dilema kepemimpinan yang menguji hati dan konstitusi.

​Menanggapi tuntutan yang emosional tersebut, Gubernur Hidayat mengakui keterjepitannya. “Di satu sisi, saya memahami bahwa mereka yang ditahan adalah warga saya yang sedang mencari nafkah,” ujar Gubernur.

​Namun, di sisi lain, ia dengan tegas menutup ruang kompromi terhadap hukum. Ia menegaskan bahwa, meskipun simpatik, supremasi hukum harus tetap dijunjung tinggi di atas segalanya, mengirimkan pesan jelas tentang konsistensi penegakan hukum di tengah situasi politik yang panas.(SW)