Tahanan Narkoba Asal Paiker Meninggal Ditahanan

Almarhum Rinto (40) meninggalkan istri dan 1 orang anak (foto jenazah almarhum)

SUARAEMPATLAWANG.COM

EMPAT LAWANG — Rinto (40) warga Desa Pagar Jati, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) yang sedang menjalani masa tahanan kasus narkoba di Polres Empat Lawang, dilaporkan meninggal dunia secara mendadak, Sabtu (20/3/2026).

Kematian Rinto yang ditangkap pada 4 Maret lalu mengejutkan banyak pihak, terutama karena kondisi Rinto yang disebut-sebut sangat bugar sebelum mengembuskan napas terakhir.

​Hanya berselang 10 hari sebelum kabar duka tiba, istri almarhum masih sempat menjenguk suaminya di tahanan. Menurut kesaksian warga, saat itu Rinto tampak dalam kondisi fisik yang prima.

​”Seminggu lalu istrinya besuk beliau dalam keadaan sehat,” ungkap Juli, seorang warga Paiker, saat dikonfirmasi.

​Pihak keluarga pun menegaskan bahwa Rinto tidak memiliki rekam medis yang mengkhawatirkan. Bahkan, untuk sekadar berobat ke Puskesmas pun hampir tidak pernah.

“Iyo sehat, beliau ni memang dak katek riwayat sakit. Masuk Puskes be belum pernah,” tulis salah satu anggota keluarga melalui pesan singkat.

Misteri semakin tebal saat keluarga mengungkap kendala prosedur pasca-kematian. Meski dokter menyebut tidak ada tanda kekerasan secara kasat mata, penyebab pasti kematian tetap menjadi teka-teki. Keluarga mengaku tidak melakukan visum karena informasi dari kepolisian bahwa biaya tersebut harus ditanggung secara mandiri.

​Kasat Tahti Polres Empat Lawang, Iptu Ahmad Luthfi, membenarkan salah seorang tahanan meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit.” Iya memang benar ada tahanan yang meninggal setelah dibawa ke rumah sakit. Pada saat makan sahur bersama tahanan lainnya, almarhum merasakan sakit tiba-tiba. Oleh piket langsung dibawah ke rumah sakit dan meninggal dunia di rumah sakit,” bunyi keterangan Kasat Tahti kepada awak media, Sabtu (20/3).