Waspada “Godzilla El Nino”, Warga Tebing Tinggi Malah Resah Akibat Maraknya Pencurian Meteran Air

SUARAEMPATLAWANG

TEBING TINGGI – Di tengah ancaman fenomena iklim ekstrem “Godzilla El Nino” yang diprediksi melanda Indonesia hingga Oktober 2026, warga Kecamatan Tebing Tinggi kini harus menghadapi tantangan tambahan. Selain ancaman kekeringan panjang, aksi pencurian meteran air milik pelanggan Perumda Tirta Seguring Betung kian marak terjadi.

‎​Pencurian Meteran Air Meresahkan Warga

‎Aksi kriminal ini menyasar berbagai titik di Kecamatan Tebing Tinggi. Salah satu korban, Bapak Jiden Panjaitan, warga Lingkungan Jaya Loka 1, baru menyadari meterannya raib pada Rabu (01/04) siang setelah ditegur tetangganya karena pekarangan rumahnya tergenang air.

‎​”Setelah dicek, rupanya air meluap dari jaringan pipa yang meterannya sudah hilang dicuri,” ungkap Jiden.

Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polsek Tebing Tinggi dengan nomor laporan LP /B-23/IV/2026/Sumsel/Res Empat Lawang/Sek Tebing Tinggi. Kepala Bagian Tehnik Perumda Tirta Seguring Betung, Trheezky Wira Wardana, SE, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini sudah ada 12 pelanggan yang melapor kehilangan. Berdasarkan data, wilayah rawan meliputi:‎ ​Talang Jawa, Tebing Benteng, ‎​Jaya Loka, Perumnas Cross, ‎​Kawasan PJKA, seputaran Kantor MUI, dan Bank BNI.

‎‎​Kontras Kesadaran Pelanggan di Tengah Kekeringan

Fenomena ini terjadi di saat kesadaran masyarakat untuk membayar tagihan air sebenarnya sedang meningkat. Hal ini dipicu oleh kekhawatiran terhadap kemarau ekstrem selama 6 bulan ke depan. Banyak warga memilih melunasi tunggakan agar pasokan air tetap terjamin daripada harus membeli air galon yang biayanya jauh lebih mahal.

‎‎​”Mending kami tertib bayar PDAM sebulan cuma Rp72.000, daripada beli air galon Rp50.000 hanya untuk kebutuhan satu hari,” ujar Bapak Yansa, pelanggan dari Desa Tebat Payang.

‎‎​Imbauan Manajemen Perumda

‎Plt. Direktur PDAM Tirta Seguring Betung, Ir. Ari Cahyadi, menegaskan pihaknya akan terus berupaya menjaga pelayanan meski di tengah tantangan finansial dan gangguan jaringan. Terkait maraknya pencurian, manajemen mengeluarkan imbauan tegas kepada pelanggan:

  1. ‎​Segera Melapor: Jika kehilangan, segera lapor ke Polsek terdekat, lalu ke kantor PDAM di Desa Rantau Tenang atau hubungi Call Centre di 0812 3330 0373.

‎​Pengamanan Tambahan: Pelanggan disarankan memasang kerangkeng besi atau menambah semen (cor) pada dudukan meteran agar tidak mudah dilepas paksa.

‎Dengan kondisi debit air yang diprediksi menurun drastis akibat kombinasi El Nino kuat dan IOD positif, kerja sama antara pelanggan dalam menjaga fasilitas air menjadi kunci utama bertahan melewati musim kemarau tahun ini.