Rapat RDPU Kagegama Dengan Komisi X DPR RI. Joncik Muhammad : ” Geografi mempunyai peran vital dalam memperkuat Ketahanan Nasional “

SUARAEMPATLAWANG

JAKARTA – Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, penguatan kebangsaan melalui perspektif geografi menjadi hal yang krusial. Ilmu geografi dipandang mampu menjembatani aspek fisik dan sosial, sehingga memberikan sudut pandang holistik terhadap berbagai tantangan nasional.

​Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR RI mengenai Sistem Pendidikan Nasional. Momentum strategis ini menjadi ajang untuk menegaskan kembali posisi mata pelajaran geografi dalam pembangunan bangsa. Forum ini menghadirkan pandangan komprehensif dari para Guru Besar keilmuan geografi yang dikoordinatori oleh Keluarga Alumni Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (Kagegama).

​Ketua Umum Kagegama, Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., S.H., M.M., M.H., memimpin langsung dialog konstruktif tersebut. Para narasumber menyampaikan materi bertajuk “Urgensi Mata Pelajaran Geografi: Pemersatu Bangsa, Fondasi Kedaulatan NKRI, Ketahanan Nasional, dan Poros Maritim Dunia”.

​Para guru besar menekankan bahwa Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki karakteristik geografis yang unik sekaligus kompleks. Kondisi ini menuntut generasi muda untuk memiliki literasi geospasial yang memadai agar mampu memahami potensi serta kerentanan wilayahnya.

​Lebih lanjut, geografi memiliki peran vital dalam memperkuat ketahanan nasional di luar sektor militer, yakni pada ketahanan pangan, energi, lingkungan, dan sosial budaya. Maka dari itu, pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang berkelanjutan menjadi kunci utama yang harus dipahami sejak bangku sekolah.