SUARAEMPATLAWANG.COM
EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang resmi merombak dan memperkuat kepemimpinan di ruang-ruang kelas. Sebanyak 35 guru secara resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Kepala Sekolah di lingkungan Pemkab Empat Lawang, didampingi tujuh tenaga pendidik lainnya yang ditugaskan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah digelar di Ruang Rapat Madani Kabupaten Empat Lawang pada Selasa (22/9/2026) sore pukul 16.00 WIB.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad, Ketua DPRD Empat Lawang Darli, S.H., M.H., Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Riky Indragunawan, Pabung Mayor Inf. Sudarno, Kabag SDM Polres Empat Lawang Erpano Amri, Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Aan Agustoni, serta jajaran pejabat daerah lainnya.
Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, hingga penyerahan Surat Keputusan (SK), suasana pelantikan berlangsung tertib, aman, dan penuh rasa tanggung jawab.
Dalam pengarahannya, Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menyampaikan pesan mendalam mengenai peran sentral dunia pendidikan dalam membentuk masa depan daerah hingga bangsa.
”Pendidikan dapat mengubah peradaban, perjalanan sejarah, serta nasib suatu bangsa,” tegas Joncik di hadapan para pejabat sekolah yang baru dilantik.
Menurut Joncik, kemajuan sebuah kabupaten, provinsi, hingga negara sangat bergantung pada bagaimana generasi mudanya dibentuk. Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan pembentuk pola pikir, mental, dan karakter anak bangsa.
Oleh karena itu, peran kepala sekolah sangat strategis dalam menahkodai setiap satuan pendidikan agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang ideal.
Bupati menekankan agar posisi Kepala Sekolah tidak dipandang sekadar sebagai panggung kewenangan atau jabatan administratif belaka, melainkan sebuah amanah besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kepala sekolah dituntut berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Menguatkan pesannya, Joncik turut berbagi rekam jejak perjuangan pribadinya dalam menempuh pendidikan. Perjalanan hidupnya menjadi bukti nyata bahwa lewat pendidikan, pintu kesempatan terbuka lebar dan masa depan seseorang dapat diubah secara drastis.
