SUARAEMPATLAWANG.COM
EMPAT LAWANG — Pemandangan tak biasa terlihat di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang pada Kamis (24/9) siang. Meski masih dalam jam kerja efektif, kantor instansi pemerintah tersebut sudah ditinggalkan pegawainya. Bahkan, pintu utama kantor tampak telah terkunci rapat menggunakan gembok sejak pukul 11.00 WIB.
Kondisi sepi dan ketiadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga honorer di lokasi tersebut memantik kekecewaan masyarakat. Dp, seorang warga yang kebetulan melintas di area kantor, sangat menyayangkan fenomena bolos massal di jam pelayanan publik ini.
Ia menilai hal tersebut mencerminkan lemahnya manajemen internal serta ketidakmampuan Kepala Dinas Pariwisata yang baru saja menjabat dalam membina dan memimpin para bawahannya.
”Pukul 11 tadi, Kamis (24/9) kantor Dinas Pariwisata sudah digembok. Tadi saya telepon Kepala Dinas, katanya jam 1 siang nanti baru ada pegawai di kantor,” ujar Dp kepada awak media.
Melihat bobroknya kedisiplinan pegawai di dinas tersebut, Dp berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas. Ia mendorong Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat Kabupaten Empat Lawang turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
”Perlu ada pembinaan mendalam dari BKPSDM dan Inspektorat terhadap seluruh pegawai di Kantor Dinas Pariwisata ini,” tegasnya.
Selain itu, warga juga berharap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang memberikan perhatian serius dan sanksi tegas atas insiden kekosongan kantor di jam kerja ini. Ketegasan Sekda dinilai sangat krusial agar kejadian serupa tidak terulang kembali, demi memastikan roda pemerintahan serta program-program unggulan yang menjadi visi-misi Kepala Daerah dapat terealisasi secara optimal tanpa hambatan kedisiplinan aparatur.
