SUARAEMPATLAWANG.COM
Aksi tidak terpuji kepala desa Muara Betung Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat berinisial NDS yang dilaporkan karena menjalin hubungan dengan istri orang, mendapat perhatian serius dari Cenci Riestan, salah seorang aktivis pengiat media sosial di Kabupaten Empat Lawang.
Dituturkan oleh Cenci, perilaku NDS sangat tidak terpuji dan melanggar norma-norma sosial dan agama, apalagi beliau adalah seorang pemimpin yang seharusnya memberi contoh kepada warganya.
“Kabupaten Empat Lawang dikenal dengan masyarakatnya yang religius, ulah NDS berselingkuh hingga dilaporkan suami selingkuhnya sungguh sangat tercela. NDS tidak pantas lagi menjabat sebagai kepala desa,” ucap Cenci Riestan, Minggu 2 Februari 2025.
Cenci baru mengetahui bahwa NDS bukan asli warga Muara Betung, NDS ternyata berasal dari desa Batu Lintang.”Saya menduga saat mencalonkan diri sebagai kepala desa NDS banyak dibantu pihak keluarga istri. Sudah jadi, istri malah dikhianati. Benar-benar tidak bisa membalas budi,” sambung Cenci.
Untuk itu Cenci berharap, Bupati Empat Lawang segera melakukan investigasi dan memberikan sanksi yang tegas ke NDS.”Harapan saya, bupati empat lawang segera mencopot NDS sebagai kepala desa Muara Betung, agar kejadian serupa tidak menyebar di Kabupaten Empat Lawang,” harapnya.
Seperti diketahui, kepala desa Muara Betung dilaporkan oleh pria berinisial DE yang merupakan suami FN, atas dugaan perselingkuhan.
Laporan DE sudah diterima Polres Empat Lawang Polda Sumatera Selatan. Dalam laporan, DE ikut menyerahkan beberapa barang bukti, baik rekaman, video maupun foto-foto istrinya bersama NDS.
Menurut DE, saat memergoki aksi perselingkuhan istrinya, ia sempat ditantang oleh NDS untuk mencari pengacara hebat untuk memenjarakan dirinya.“Dia (NDS) bilang dengan sombong, silakan cari pengacara terbaikmu, saya tidak takut,” tambah DE menirukan ucapan NDS.
Kepala desa Muara Betung dikonfirmasi sejak Jumat malam (31/1/2025) belum juga memberi tanggapan terkait laporan DE terhadap dirinya ke Mapolres Empat Lawang.
