Cahaya Ramadhan di Ujung Alih: Safari Dakwah dan Silaturahmi Pemkab Empat Lawang

SUARAEMPATLAWANG.COM

TEBING TINGGI – Shalat Isya, Tarawih dan Witir di Masjid Jamik Desa Ujung Alih, Kamis (12/3), terasa jauh lebih khidmat dan meriah dengan kehadiran pasangan pemimpin daerah, H. Joncik Muhammad dan Arifa’i.

​Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati beserta jajaran Forkopimda—mulai dari Kapolres, Dandim 0405 Lahat, Kasi Intel Kejari hingga Kepala BNN—bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wujud nyata dari ukhuwah Islamiyah antara pemimpin dan rakyatnya dalam rangkaian Safari Ramadhan.

​Dalam sambutannya usai pelaksanaan shalat Tarawih dan Witir 11 rakaat, Bupati Joncik Muhammad mengajak jamaah untuk bersyukur sekaligus bermuhasabah. Beliau menyinggung kondisi dunia yang sedang bergejolak, mulai dari konflik global hingga terpuruknya nilai tukar rupiah yang berdampak pada ekonomi daerah.

​”Saat ini, keuangan daerah kita sedang diuji. Dana bagi hasil dari Pusat dan Provinsi belum sepenuhnya masuk ke kas daerah. Namun, di bulan yang suci ini, mari kita perkuat sabar dan tawakal. Insya Allah, setiap kesulitan pasti ada jalan keluar bagi mereka yang bertakwa,” pesan Bupati dengan nada sejuk.

​Beberapa poin penting yang disampaikan Bupati dalam pidato dihadapan jamah meliputi, ​KDMP (Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih), Bupati berharap Kepala Desa Ujung Alih segera menentukan lokasi tanah agar gedung koperasi merah putih segera terbangun.

Joncik Muhammad menyampaikan dukungannya program Presiden Prabowo mencetak generasi muda yang kuat secara fisik fisik dan cerdas secara intelektual dalam program makan bergizi gratis (MBG).

Menanggapi ​Sekolah Rakyat (SR) yang disampaikan Camat Tebing Tinggi, Joncik ikut menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak. Dengan fasilitas lengkap hingga laptop dan nilai bangunan mencapai Rp 234 Miliar, SR hadir agar tidak ada lagi anak kurang mampu yang putus sekolah.

​Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan setia warga Ujung Alih dalam berbagai kontestasi demokrasi, Bupati menyerahkan bantuan tunai senilai Rp 10 Juta demi kemakmuran Masjid Jamik.

​Momen haru terlihat saat anak-anak desa dengan antusias bersalaman dengan Bupati dan istri. Sebelum beranjak untuk bersilaturahmi ke rumah warga, pasangan pemimpin ini menyempatkan diri berbagi kebahagiaan dengan memberikan uang jajan kepada anak-anak, mengukir senyum di wajah generasi penerus desa.

​Acara yang diawali dengan buka puasa bersama ini berlangsung tertib berkat penjagaan Pol-PP dan kepolisian, memastikan ibadah warga tetap nyaman dan lancar. Semoga langkah kaki para pemimpin dan warga malam ini dicatat sebagai amal jariyah di sisi Allah SWT.