Polisi Adu Domba Masyarakat Empat Lawang

Tajuk Redaksi

SUARAEMPATLAWANG.COM

EMPAT LAWANG – Kebiasaaan Polisi Polres Empat Lawang menggunakan media sosial untuk klarifikasi dapat menyebabkan konflik di dalam masyarakat khusunya warga desa Babatan dengan warga desa Endalo, polisi menggunakan warga untuk membuat sebuah pernyataan yang kerap menuding bahkan memvonis.

Hal ini dapat kita lihat di video pernyataan warga desa Endalo yang mengatakan bahwa Jimmi adalah begal sadis, padahal tuduhan belum terbukti sama sekali.

Konten Polisi ini bisa menyebabkan terjadinya konflik horizontal, masyarakat dapat saling membantah pernyataan sehingga nantinya dapat berujung pada adu fisik, dalam hal ini polisi harus bertanggung jawab karena telah mengadu domba masyarakat.

Harusnya polisi melakukan pendekatan di kedua belah pihak, bukan menyudutkan salah satu pihak dengan menggunakan jejaring sosial untuk melakukan provokasi. sadar atau tidak sadar akun jejaring sosial polres empat lawang sudah menebarkan Provokasi di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.