SUARAEMPATLAWANG.COM
EMPAT LAWANG – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Empat Lawang, dr. Wulan Purnamasari, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan penimbunan BBM di tengah eskalasi konflik Timur Tengah. Beliau memastikan bahwa keterbatasan di lapangan bukan karena stok habis, melainkan kapasitas tangki penyimpanan yang memiliki ritme distribusi tertentu.
Sesuai kapasitas penampungan yang dimiliki, pertamina wajib mengamankan stok BBM nasional 21-25 hari kedepan. Cadangan terus dilakukan oleh pertamina dengan terus menambah pasokan.
”Gunakan secukupnya sesuai kapasitas tangki. BBM aman karena distribusi terus berjalan secara berkelanjutan,” ujar dr. Wulan, Kamis (5/3).
Beliau juga mengingatkan bahwa menimbun BBM bersubsidi merupakan pelanggaran hukum sesuai UU Migas. Masyarakat diminta untuk tetap membeli secara normal guna menjaga kelancaran distribusi bagi sektor krusial seperti ambulans dan logistik pangan.
”Ketersediaan BBM adalah tanggung jawab bersama. Dengan tetap membeli secara normal, kita membantu menjaga kelancaran distribusi untuk semua orang, termasuk ambulans, angkutan umum, dan logistik bahan pangan,” tutup politikus Partai Demokrat dr. Wulan Purnamasari Hidayat.
