Akankah Lawe Cs Dikorbankan Demi Tuntutan Keluarga Pelaku Kejahatan?

foto hanya ilustrasi

SUARAEMPATLAWANG.COM

​EMPAT LAWANG – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati membuat Briptu Rangga Lawe, atau yang akrab disapa Lawe, seorang anggota Satreskrim Polres Empat Lawang, Polda Sumatera Selatan yang dikenal memiliki integritas tinggi, kini justru terancam sanksi etik. Ironisnya, ancaman ini muncul tepat setelah ia memberikan respon cepat terhadap aduan masyarakat.

​Di mata masyarakat Empat Lawang, Lawe Cs bukanlah sekadar penegak hukum biasa. Ia dikenal sebagai sosok polisi yang tegas tanpa pandang bulu serta konsisten menindak segala bentuk tindak kejahatan yang meresahkan warga.

​Rekan-rekan sejawatnya bersaksi bahwa setiap tindakan Lawe murni untuk kepentingan Kamtibmas, bukan karena dendam pribadi atau pesanan pejabat tertentu.

​Keberhasilannya mengamankan terduga pelaku pencurian dengan kekerasan sehingga tidak diamuk masaa adalah bukti nyata komitmennya dalam melindungi masyarakat.

​Namun, dedikasi tersebut kini dibayar mahal. Akibat tindakan tegasnya dalam merespons laporan kejahatan secara cepat, Lawe Cs kini harus menghadapi “angkernya” pemeriksaan di Propam Polda Sumatera Selatan. Ia dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap terduga pelaku kejahatan—sebuah tuduhan yang muncul di tengah upaya penindakan tegas yang ia lakukan. Publik menilai ada indikasi bahwa Lawe akan dijadikan ‘tumbal’ untuk memenuhi tuntutan keluarga terduga pelaku kejahatan yang tidak terima dengan tindakan tegas kepolisian.

​Saat ini, Propam Polres Empat Lawang masih mendalami laporan serta peran Lawe dalam insiden tersebut. Di tengah proses ini, dukungan masyarakat justru mengalir deras. Warga menilai, jika polisi yang berintegritas dan bekerja demi keamanan rakyat justru disudutkan oleh tuntutan keluarga pelaku kejahatan, maka semangat penegakan hukum di Empat Lawang terancam melemah.

​Kini publik menunggu apakah Polres Empat Lawang akan berdiri tegak melindungi anggotanya yang berintegritas, atau justru Lawe Cs akan dikorbankan demi meredam tekanan sepihak?