SUARAEMPATLAWANG.COM
EMPAT LAWANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 05 STDIIS Jember menyelenggarakan rangkaian Seminar Penyuluhan Pernikahan Dini & Anti Narkoba di tiga sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Pendopo Barat. Kegiatan yang mengusung tema “Bangun Masa Depan Cerah: Cegah Nikah Dini, Tolak Narkoba, Raih Prestasi” tersebut dilaksanakan secara bertahap pada tiga sekolah, yakni SMPN 2 Pendopo Barat, SMPN 1 Pendopo Barat, dan SMAN 1 Pendopo Barat.
Rangkaian kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN Kelompok 05 STDIIS Jember terhadap keberlangsungan dan masa depan generasi muda di wilayah Pendopo Barat. Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, mahasiswa berupaya memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga diri dari berbagai persoalan sosial yang dapat menghambat masa depan, khususnya terkait pernikahan di usia dini dan penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Kelompok 05 STDIIS Jember dengan sejumlah pihak terkait, di antaranya Kantor Urusan Agama (KUA) Pendopo Barat, Puskesmas Pendopo Barat, serta Polsek Pendopo yang turut berperan sebagai narasumber dalam rangkaian seminar.
Rangkaian seminar pertama kali dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di SMPN 2 Pendopo Barat. Kegiatan tersebut menjadi pembuka dari seluruh rangkaian seminar penyuluhan yang telah dirancang oleh mahasiswa KKN Kelompok 05.
Antusiasme dan sambutan positif ditunjukkan oleh pihak sekolah serta para siswa yang mengikuti kegiatan. Materi yang diberikan menjadi ruang edukasi bagi para pelajar untuk memahami berbagai risiko pernikahan dini serta bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus membangun kesadaran untuk lebih fokus terhadap pendidikan, prestasi, dan masa depan.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di SMPN 1 Pendopo Barat. Kegiatan kembali mendapatkan sambutan baik dari pihak sekolah. Kehadiran seminar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada siswa mengenai pentingnya menjaga pergaulan, menentukan pilihan yang tepat di usia remaja, serta menjauhi berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.
Setelah dilaksanakan di dua sekolah tingkat SMP, rangkaian seminar kemudian ditutup pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di SMAN 1 Pendopo Barat.
Kegiatan penutupan tersebut dihadiri oleh Wakil Kepala SMAN 1 Pendopo Barat, Bapak Riflan, S.Ag., yang hadir mewakili Kepala SMAN 1 Pendopo Barat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Kelompok 05 STDIIS Jember atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan tersebut.
Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN dan pihak-pihak yang terlibat karena telah menghadirkan kegiatan yang dinilai bagus, positif, dan memiliki manfaat bagi para siswa. Menurutnya, edukasi mengenai pernikahan dini dan bahaya narkoba merupakan hal penting bagi generasi muda karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan masa depan mereka.
Selain itu, beliau berharap agar kegiatan tersebut tidak berhenti hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi ilmu dan pesan yang disampaikan oleh para narasumber dapat benar-benar dimanfaatkan oleh para siswa. Para siswa SMAN 1 Pendopo Barat diharapkan mampu mengambil pelajaran dari seminar tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan yang sangat bagus dan positif ini. Semoga anak-anak dapat mengambil ilmu yang disampaikan dan memanfaatkannya untuk menjaga diri serta meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Bapak Riflan, S.Ag.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kelompok 05 KKN STDIIS Jember, Devin Arista Rosid, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan memfasilitasi terselenggaranya rangkaian kegiatan seminar tersebut.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada SMPN 2 Pendopo Barat, SMPN 1 Pendopo Barat, dan SMAN 1 Pendopo Barat yang telah bersedia menjadi tuan rumah dalam rangkaian kegiatan, serta kepada KUA Pendopo Barat, Puskesmas Pendopo Barat, dan Polsek Pendopo yang telah berkenan menjadi mitra sekaligus narasumber dalam kegiatan penyuluhan.
Devin menyampaikan bahwa terselenggaranya seminar tersebut merupakan bentuk niat baik dan langkah awal mahasiswa KKN Kelompok 05 STDIIS Jember untuk ikut mengambil peran dalam menjaga generasi muda di wilayah tempat mereka melaksanakan pengabdian.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh sekolah dan instansi yang telah menerima serta mendukung kegiatan kami. Apa yang kami lakukan ini merupakan niat baik dan langkah awal dari Kelompok 05 KKN STDIIS Jember untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga dan merawat generasi muda, khususnya para remaja di Desa Lingge dan wilayah Pendopo Barat, agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki masa depan cerah, berprestasi, serta mampu menjauhi pernikahan dini dan narkoba,” ungkap Devin.
Ia juga berharap bahwa edukasi yang telah diberikan selama rangkaian seminar dapat terus diingat dan diterapkan oleh para siswa. Menurutnya, upaya menjaga generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan sinergi antara sekolah, keluarga, pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.
Rangkaian seminar selama tiga hari tersebut mendapatkan sambutan positif dari seluruh sekolah yang menjadi tuan rumah. Pihak sekolah menilai kegiatan semacam ini memiliki dampak penting bagi keberlangsungan remaja di wilayah Pendopo Barat, khususnya dalam memberikan pemahaman sejak dini mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda.
Melalui kolaborasi dengan KUA, Puskesmas, dan Polsek Pendopo, para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara umum, tetapi juga memperoleh edukasi dari pihak-pihak yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang masing-masing.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan, pada akhir rangkaian kegiatan KKN Kelompok 05 STDIIS Jember juga menyerahkan piagam penghargaan kepada seluruh sekolah yang telah memfasilitasi pelaksanaan seminar, yakni SMPN 2 Pendopo Barat, SMPN 1 Pendopo Barat, dan SMAN 1 Pendopo Barat.
Piagam penghargaan juga diberikan kepada pihak-pihak instansi yang telah bersedia menjadi mitra dan narasumber dalam kegiatan, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi serta sinergi yang telah terjalin selama pelaksanaan program.
Dengan berakhirnya kegiatan di SMAN 1 Pendopo Barat, maka seluruh rangkaian Seminar Penyuluhan Pernikahan Dini & Anti Narkoba resmi ditutup. Kegiatan yang berlangsung di tiga sekolah tersebut diharapkan dapat menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar dalam membangun kesadaran generasi muda untuk menjauhi narkoba, menunda pernikahan di usia dini, fokus pada pendidikan dan prestasi, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Bagi KKN Kelompok 05 STDIIS Jember, kegiatan ini bukan sekadar agenda penyuluhan, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar mahasiswa untuk hadir, berbagi pengetahuan, dan ikut menjaga masa depan generasi muda selama menjalankan pengabdian di Desa Lingge dan Kecamatan Pendopo Barat.
