SUARAEMPATLAWANG.COM
EMPAT LAWANG — Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Desa Landur, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, pada Minggu sore (9/8). Peristiwa tersebut menghanguskan belasan rumah warga dan menyisakan duka mendalam bagi para korban.
Situasi di lokasi kejadian berlangsung begitu mencekam. Mengingat mayoritas bangunan rumah warga masih terbuat dari material kayu, kobaran api dengan sangat cepat membesar dan merembet dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Panik dan tegang mewarnai suasana sore itu ketika warga menyaksikan si jago merah membumbung tinggi.
Besarnya kobaran api membuat warga sekitar tak berdaya untuk memadamkannya secara manual. Dengan peralatan seadanya, sebagian besar warga hanya bisa berpasrah dan berusaha menyelamatkan harta benda yang masih sempat diraih sebelum api melahap habis tempat tinggal mereka.
Beruntung, kobaran api yang kian tak terkendali berhasil dilokalisir setelah armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi. Petugas damkar yang bergerak cepat bersama warga bahu-membahu menjinakkan si jago merah, sehingga api berhasil dicegah agar tidak meluas ke kawasan padat penduduk di sekitarnya.
Saksi mata di lokasi mengungkapkan bahwa kepulan asap tebal dan benturan material bangunan kayu yang terbakar sempat memicu kepanikan warga desa. Namun, kesiapsiagaan armada pemadam kebakaran terbukti krusial dalam menahan laju perambatan api.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari munculnya titik api masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Meski tidak ada laporan mengenai korban jiwa hingga saat ini, total kerugian materi akibat terbakarnya belasan rumah warga tersebut ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Para korban kini sangat membutuhkan bantuan darurat berupa pakaian, makanan, serta tempat pengungsian sementara dari pemerintah daerah maupun uluran tangan para dermawan.
