oleh

Salah Seorang Dokter Tidak Tetap RSUD Tebing Tinggi Positif Covid 19

Terakhir Kerja di RSUD Tebing Tinggi 14 April

SEL EMPAT LAWANG – Adanya informasi yang menyebar di masyarakat terkait salah seorang dokter di RSUD Tebing Tinggi yang dinyatakan positif terjangkit Virus Covid 19, pihak RSUD Tebing Tinggi langsung angkat bicara.

Jubir RSUD Tebing Tinggi penanganan Covid 19 dr Sukma Lini mengatakan, sejak diketahui dokter yang berinisial i dinyatakan positif, pihaknya langsung melakukan tracking kepada seluruh tim medis yang pernah kontak dengan yang bersangkutan.

“Status dokter tersebut dokter tidak tetap di RSUD Tebing Tinggi ini. Lalu yang bersangkutan terakhir kerja di RSUD Tebing Tinggi 14 April kemarin. Sejak tanggal itu kita melakukan tracking kepada seluruh tim medis yang pernah kontak dengan yang bersangkutan,” ungkap dr Sukma, Senin (27/04/2020).

Pihaknya pun, kata dr Sukma telah melakukan rapid test kepada 49 orang yang pernah kontak dengan bersangkutan. Dari dokter spesialis hingga perawat, hasilnya semua negatif.

“Saat ini 49 orang itu sudah melakukan isolasi mandiri di Gedung RSUD Tebing Tinggi. Kondisi mereka sehat dan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Tebing Tinggi dr Devy Andrianty meminta, kepada masyarakat tidak panik berlebihan dan jangan percaya terhadap isu yang menyebar melalui media sosial maupun whatsapp.

“Dokter tersebut diketahui positif covid 19 tangal 25 April, sedangkan terakhir ia bekerja di RSUD 14 April. Saat ini yang bersangkutan diisolasi di kota Lubuklinggau,” kata Devy.

Masih kata Devy, yang perlu diketahui bahwa dokter yang bersangkutan bukan warga Empat Lawang. Di RSUD Tebing Tinggi hanya sebagai dokter tidak tetap, ia dokter tetap di Kota Lubuklinggau.

“Saat ini kondisi dokter itu pun membaik. Termasuk 49 orang yang pernah kontak dengan dokter tersebut sehat dan selalu diberikan multivitamin,” tuturnya.

Kedepan lanjut Devy, 49 orang yang telah dilakukan rapid test akan tetap dipantau. Setelah 10 hari akan kembali dilakukan rapid test. Pihaknya pun akan mengajukan agar 49 orang tadi untuk dilakukan Swab.

“Masyarakat jangan terlalu panik karena jika kita takut berlebihan dapat menurunkan imunitas tubuh. Kita sama-sama berdoa agar Kabupaten Empat Lawang tetap berstatus Zero Covid 19,” harapnya. (20)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *