SUARAEMPATLAWANG.COM
EMPAT LAWANG – Di hadapan ratusan personel gabungan, Kapolda Sumsel Irjen H. Sandi Nugroho melemparkan sebuah pertanyaan reflektif yang menyentuh hati: “Sudahkah Anda berbuat baik hari ini?” Pesan moral tersebut menjadi penutup manis dalam Apel Sabuk Kamtibmas yang dipimpin langsung oleh Jenderal Bintang Dua tersebut.
Agenda ini digelar khusus untuk memperkuat sinergi lintas sektor demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Empat Lawang.
Tak hanya dihadiri oleh jajaran internal, apel ini menjadi simbol solidnya sinergi antar institusi di Empat Lawang
Bupati Joncik Muhammad, Wakil Bupati Arifai, Ketua DPRD Darli, dan Kajari Yuliandri, Dandim Lahat, Kapolres Abdul Aziz Septiadi, dan Kepala BNNK Andin Kurniawan hadir dalam Apel Sabuk Kamtibmas.
Momen emosional terjadi saat Kapolda Sumsel memberikan penghargaan khusus kepada tiga warga sipil yang dinilai melampaui tugasnya demi keamanan daerah. Ketiganya adalah,
Defi Albusyairi Berperan aktif bersama Polres dalam menangkal radikalisme.
Alek Menghibahkan tanah pribadi untuk pembangunan Pos Lantas Talang Gunung.
Sarmaidi Membantu aparat dalam pengungkapan kasus ladang ganja di Empat Lawang.
”Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita bersama. Tiga warga ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian masyarakat bisa menyelamatkan daerah,” ujar Kapolda, Selasa (19/5).
Dalam arahannya, Irjen H. Sandi Nugroho menginstruksikan agar seluruh pihak bergerak cepat dan responsif. Ia mengibaratkan gangguan kamtibmas seperti percikan api yang harus dipadamkan sedini mungkin sebelum berkembang menjadi masalah besar.
Selain pemetaan daerah rawan dan mengaktifkan kembali siskamling, Kapolda juga menyoroti ancaman di dunia maya. Kegiatan sambang kamtibmas harus dimanfaatkan sebagai cooling system untuk membentengi masyarakat dari bahaya hoaks, provokasi, dan adu domba digital.
Secara khusus, Kapolda menekankan 4 Poin Instruksi Utama:
Kubur Ego Sektoral: Perkuat sinergi mutlak antarinstansi.
Tajamkan Deteksi Dini: Antisipasi potensi riak di masyarakat sebelum mencuat.
Gencarkan Patroli: Intensifkan penyuluhan di wilayah-wilayah rawan.
Rangkul Masyarakat: Bangun kemitraan erat berbasis komunitas.
Di akhir amanatnya, Kapolda mengajak semua yang hadir untuk bekerja dengan prinsip 4K yaitu Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas.
”Mari kita biasakan berbuat baik. Mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan dimulai dari sekarang,” pungkasnya.
