oleh

400 Unit Rumah Dibedah, Termasuk Rumah Nenek Rismawati

Caption: Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad, saat menghantarkan Rismawati ke Ambulan untuk di berangkatkan berobat mata kataraknya. Selasa (9/3).

SEL Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang telah menyiapkan sebanyak 400 unit rumah untuk dibedah pada tahun 2021. Bedah rumah tersebut difokuskan pada daerah di Kecamatan Muara Pinang, Lintang Kanan dan Pendopo.

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad menyampaikan bahwa realisasi bedah rumah pada tahun 2022 mendatang difokuskan pada wilayah Kecamatan Ulu Musi. Karena wilayah tersebut pada tahun 2020, belum termasuk dalam data mendapatkankan bantuan bedah rumah.

“Saya sudah ajukan, yang dikembalikan tahun 2020, sementara yang ter SK kan di Kementrian PUPR itu yang 2020 yaitu daerah Muara Pinang, Lintang Kanan dan Pendopo. Ketika keluar saya langsung proyeksi untuk pembenahan, dan di janjikan pada tahun 2022. Pendopo Barat, Sikap Dalam dan Ulu Musi akan menjadi prioritas dalam bantuan bedah rumah PUPR,” kata Bupati saat memberikan bantuan sosial di Desa Padang Tepong, Kecamatan ulu Musi (9/3).

Dijelaskan Joncik Muhammad sejauh ini pihak PUPR telah menetapkan bantuan bedah rumah sebanyak 400 rumah pada tahun 2021.

“Tahun 2021 ini, SK PUPR keluar hanya 400 bantuan saja. Tapi kami pastikan kedepan tahun 2022 akan lebih dari itu,” terangnya.

Sementara Kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu SIK menyampaikan bahwa jajarannya telah siap membackup bedah rumah nenek Rismawati dan memberikan bantuan sembako serta operasi katarak mata Rismawati.

“Ini kami lakukan karena terketuk hati, setelah ditanya kepada nenek Rismawati, yang meminta di operasi mata biar bisa mengajar ngaji anak-anak di desanya. Dari situlah hati kami tergerak dan berkat bantuan Kapolda juga kami berikan bantuan bedah rumah dan memberangkatkan nenek Rusmiyati untuk di operasi,” ungkap Wahyu.

Wahyu berharap, dengan bantuan bedah rumah dan operasi mata katarak nenek Rismawati, dapat meringankan beban keluarga nenek Rismawati.

“Harapan kami nenek Risma dapat kembali melihat dan mengajar ngaji anak-anak di desa, dan dapat tinggal lebih layak di rumahnya sendiri,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *