oleh

BPBD Empat Lawang menghimbau kepada masyarakat di daerah rawan bencana untuk siaga

SEL EMPAT LAWANG – Menanggapi hujan deras yang berakibat pada meluapnya beberapa air sungai di kecamatan Pasemah Air Sungai, Empat Lawang. BPBD Empat Lawang menyatakan memang saat ini sebagian besar wilayah Indonesia sedang mengalami peralihan dari musim hujan ke musim kemarau sehingga terjadi cuaca ekstrim.

BPBD Empat Lawang melalui Kabid Pencegahan dan Kesiap Siagaan Harry Pratama menyampaikan jika memang periode pancaroba yang sedang berlangsung saat ini berakibat pada beberapa hal seperti badai tropis, pusaran tekanan rendah serta belokan angin ataupun gelombang atmosfer ekuatorial tropis.

“Berdasarkan update informasi peringatan dini cuaca 18-26 april 2021 dari Gubernur Sumatera Selatan, BPBD di perintahkan untuk memberikan menghimbau masyarakat yang berada di daerah rawan bencana untuk siaga, seperti di lembah sungai, lereng rawan longsor, dan pohon yang mudah tumbang,” Tutur Harry.

Selain itu Harry juga mengatakan untuk daerah yang rawan akan banjir dan longsor di kabupaten Empat Lawang adalah Kecamatan Paiker, Pendopo, Tebing Tinggi dan Saling.

“Untuk daerah yang paling rawan itu ada Kecamatan Paiker dan Pendopo karena hampir setiap tahun selalu terjadi banjir, dimana akibat banjir tersebut bisa terjadi kerusakan Infrastruktur juga rumah warga termasuk perkebunan dan persawahan,” Tuturnya.

Oleh sebab itu Harry pun menghimbau masyarakat selalu waspada dan bisa mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.

“Tentu kami selalu menghimbau dan mengingatkan agar masyarakat selalu waspada untuk meminimalisir kerugian akibat bencana”, Ujarnya.

Terakhir Harry juga menambahkan jika nantinya telah memasuki musim kemarau maka masyarakat juga harus waspada terutama untuk masyarakat yang berada di titik hotspot, seperti desa Jarakan, Pendopo dan Karang Anyar, Sikap Dalam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *